Categories
Uncategorized

Wisata Kota Tua Selain di Jakarta

Kalian penikmat wisata kota tua? Tenang! Sebab, Pulau Jawa mempunyai banyak sekali spot wisata kota tua yang menarik buat didatangi. Tidak hanya diisi deretan bangunan klasik dengan arsitektur Eropa, kota- kota tua di Pulau Jawa muncul dengan cerita serta sejarah yang unik buat dikulik. Terlebih, posisinya juga sangat strategis.

Jangan kurang ingat buat mencari potret- potret dengan latar balik bangunan tua. Tertarik?

Bagaikan rujukan kalian, Pegipegi memiliki saran 10 kawasan Kota Tua di Pulau Jawa yang dapat kalian kunjungi.

BRAGA, BANDUNG

Lokasinya tidak jauh dari Gedung Merdeka yang populer itu membuat Jalur Braga ramai didatangi banyak turis, tidak hanya lokal tetapi pula mancanegara. Arsitektur bangunan khas Eropa berdampingan erat dengan trotoar apik yang tidak sering kalian amati di kota- kota besar yang lain. Soal kuliner, banyak banget pub sampai kafe- kafe klasik yang dapat kalian kunjungi. Tidak hanya itu, Braga jadi rumah untuk De Majestic, bioskop awal di Bandung yang sangat legendaris. Yang buat menarik dari De Majestic merupakan wujud bangunan yang tidak berganti. Semenjak hadapi renovasi, De Majestic mengusung style neo- klasik yang dapat kalian temui di sebagian kota besar yang lain semacam Kota Tua di Jakarta serta Semarang

Jalur DIPONEGORO, SALATIGA

Tidak hanya kota Semarang, Jawa Tengah pula memiliki Salatiga yang muncul dengan kota tuanya. Pernah dijuluki Paris de Java, Salatiga mempunyai banyak sekali bangunan kuno aset Belanda. Deretan bangunan ini dapat ditemui di sejauh Jalur Diponegoro. Mulai dari Gedung Papak, Hotel Pension Van Blommestein, sampai Gereja GPIB Tamansari. Tidak hanya itu, Salatiga pula mempunyai Pendapa Pakuwon yang ialah saksi bisu penandatanganan perjanjian Salatiga antara Pangeran Sambernyowo alias Raden Mas Said serta pemerintah Kolonial Belanda pada 17 Maret 1757 silam.

KOTA TUA, SEMARANG

Menapakkan alas kakimu di Kota Tua Semarang memanglah buat kalian susah buat yakin kalau kalian sesungguhnya masih di Indonesia, travelers. Gedung- gedung megah, jembatan, kanal- kanal serta trotoar di Kota Tua Semarang sebagian masih terpelihara dengan lumayan baik. Sebab banyaknya gedung aset Belanda, kawasan Kota Tua Semarang yang terletak di Jalur Branjangan, Semarang Utara, pula diucap Little Netherland. Salah satu spot yang harus kalian kunjungi merupakan Lawang Sewu. Lawang Sewu sesungguhnya lumayan menarik kalo dikunjungi di pagi ataupun siang hari. Luangkan dirimu buat meninjau penjara dasar tanah yang konon dipake buat memenjarakan tahanan masyarakat pribumi hingga tewas mengenaskan.

OMAH LOWO, SOLO

Kesan tua serta kuno nampak di wajah Omah Lowo. Lokasinya yang dekat jalur Slamet Riyadi buat banyak orang penasaran dengan rumah yang satu ini. Dibentuk pada masa penjajahan Belanda, Omah Lowo memiliki nilai historis yang lumayan banyak, mulai bagaikan tempat persembunyian pahlawan kemerdekaan, sampai pernah jadi kantor haji serta kamar dagang kota Solo. Ditempati ribuan kelelawar, Omah Lowo memliki desain art deco dengan warna putih kumal terasa angker serta sesuai sekali buat kalian yang mau memperoleh latar belakang gambar dengan latar rumah tua.

Pada musim libur sekolah area ini dipadati oleh rombonangan wisatawan dengan bus wisata dari berbagai kota di Indonesia.

JEMBATAN MERAH/ TUGU PAHLAWAN, SURABAYA

Surabaya sendiri ialah kota pelabuhan berarti pada masa pendudukan Belanda, sehingga tidak heran bila kita bisa dengan gampang menciptakan bangunan- bangunan sisa kantor ataupun industri yang pada masa itu beroperasi di kota ini di sejauh kawasan Kota Tua. Bila kalian lumayan awam menimpa seluk beluk jalur di areal Kota Tua Surabaya, kalian dapat simak touring pendek‘ Surabaya Heritage Track’ yang diselenggarakan oleh museum House of Sampoerna. amu dapat mengitari kawasan bangunan tua lain yang ada di dekat kawasan Surabaya Utara. Lumayan naik bis kota dari Halte Purabaya mengarah Halte Jembatan Merah. Dari mari kalian dapat berjalan kaki serta melihat- lihat sebagian bangunan tua memiliki semacam Masjid Sunan Ampel, Masjid Cheng Hoo, Tugu Pahlawan serta terdapat pula Jembatan Merah.

Jalur MALIOBORO, YOGYAKARTA

Jalur Malioboro jadi energi tarik tertentu untuk para wisatawan yang tengah liburan di Yogyakarta. Yup, sejauh jalur yang menghubungkan Stasiun Tugu dengan pintu masuk Alun- Alun Malioboro, berjejer ratusan bangunan klasik dengan perpaduan arsitektur Jawa serta Eropa. Nah, di ujung jalur Malioboro, ada zona halaman dekat Istana Presiden yang dapat kalian manfaatkan buat bersantai sembari menikmati atmosfer damai khas Yogyakarta. Salah satu spot yang harus kalian kunjungi merupakan Benteng Vredeburg. Bangunan aset Belanda yang mempunyai arti Benteng Perdamaian ini ialah tempat yang lumayan rugi bila tidak didatangi kala main ke Jogja. Alasannya, posisinya memanglah diapit oleh Malioboro serta titik 0 Km Kota Gudeg. Sangat berarti memanglah kita hendak banyak belajar menimpa sejarah bangsa pra Kemerdekaan sampai orde baru melalui 4 diorama yang terdapat. Tenang, masing- masing diorama hendak terpampang apik replika, arca, koleksi barang, potret- potret, serta lukisan memiliki buat memanjakan mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *